jump to navigation

MENGENAL SEKILAS MATA KULIAH PHI DAN PIH DI FAKULTAS HUKUM 21/07/2014

Posted by admin in Teori & Filsafat Hukum.
Tags: , ,
add a comment

Tidak terasa tahun ajaran baru akan segera dimulai kembali. Bagi rekan-rekan yang baru akan memasuki masa kuliah strata 1 di Fakultas Hukum, pada semester awal pasti akan ‘bersua’ dengan mata kuliah PHI dan PIH. Apa itu PHI dan PIH? Berikut akan dibahas secara singkat mengenai kedua mata kuliah tersebut.

Persamaan Serta Perbedaan Mendasar Antara PHI dan PIH

PHI maupun PIH sama-sama merupakan pengantar untuk mempelajari hukum, dan merupakan mata kuliah dasar yang wajib dikuasai oleh setiap mahasiswa Fakultas Hukum. PHI merupakan singkatan dari Pengantar Hukum Indonesia. Di beberapa universitas, ada Fakultas Hukum yang menggunakan istilah PHI dengan PTHI, yang merupakan singkatan dari Pengantar Tata Hukum Indonesia. Sementara itu, PIH adalah Pengantar Ilmu Hukum. Sekilas istilah PHI dan PIH nampaknya sama, namun sebenarnya berbeda. (more…)

LOWONGAN PROJECT OFFICER DI HUKUMONLINE 04/07/2014

Posted by admin in Berita/Info.
Tags: ,
1 comment so far

Pada postingan kali ini, ngobrolinhukum akan share info mengenai lowongan kerja dari Hukumonline. Hukumonline (PT Justika Siar Publika) merupakan website portal hukum terkemuka di Indonesia, membuka kesempatan bagi para sarjana hukum yang aktif dan kreatif untuk bergabung sebagai Project Officer.
(more…)

BEBERAPA ASAS HUKUM KONTRAK 27/06/2014

Posted by admin in Perdata.
Tags: ,
add a comment

Hukum kontrak (contract of law) memiliki beberapa asas di dalam pelaksanaannya. Sebagian dari kita pasti sudah sering mendengar dan tidak asing lagi dengan asas-asas tersebut. Beberapa asas dalam hukum kontrak dimaksud yaitu asas kebebasan berkontrak, asas konsensualisme, asas pacta sunt servanda (asas kepastian hukum), dan asas itikad baik. Berikut akan dipaparkan secara singkat mengenai masing-masing asas tersebut. (more…)

PERBEDAAN MENDASAR ANTARA MEREK, PATEN DAN HAK CIPTA 25/06/2014

Posted by admin in Hak Kekayaan Intelektual.
Tags: , , ,
add a comment

Suatu hari saya ditanya oleh seorang teman yang sedang merintis bisnis dalam bidang produksi aksesoris kulit dengan merek X mengenai cara mendaftarkan paten atas mereknya. Di waktu yang berbeda, teman saya yang lain pernah berkomentar tentang pemahamannya mengenai hak cipta. Menurutnya, fungsi hak cipta adalah ketika seseorang memiliki karya maka karyanya itu harus dipatenkan hak ciptanya agar tidak diserobot oleh pihak lain. Pertanyaan dan pernyataan dari teman-teman tersebut seketika menggelitik pikiran saya. (more…)

FAKULTAS HUKUM : BENARKAH SEKEDAR MENGHAPAL PERATURAN? 18/06/2014

Posted by admin in Opini.
Tags: , ,
add a comment

Dari masa ke masa, fakultas hukum menjadi salah satu fakultas yang banyak dilirik oleh calon mahasiswa. Sebut saja sebagai contoh pada SBMPTN 2014, di Universitas Diponegoro Semarang, program studi yang menjadi favorit adalah ilmu hukum, dengan jumlah peserta mencapai 3494 orang (sumber : Suara Merdeka tanggal 18 Juni 2014). Walaupun menjadi favorit, namun fakultas hukum sekaligus pula menjadi momok bagi calon mahasiswa. Bayangan harus menghapal puluhan peraturan perundang-undangan selama berkuliah di fakultas hukum sudah terlebih dahulu menghantui pikiran. Hal tersebut tidak jarang pula membuat sebagian calon mahasiswa urung menjatuhkan pilihannya pada fakultas hukum sebagai tempat melanjutkan pendidikan. (more…)

CERMAT MENGENALI CALON PEMIMPIN 07/06/2014

Posted by admin in Opini.
Tags: , , ,
add a comment

“Ketika fakta dipermainkan dalam kata-kata, masihkah ia nampak sebagai yang nyata?”

Setelah dilakukan pengundian nomor urut di KPU pada 1 Juni 2014 yang lalu, kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada tanggal 4 Juli 2014 kemarin resmi memulai masa kampanyenya. Ini berarti bahwa selama kurang lebih satu bulan ke depan, suguhan ‘episode-episode apik’ pertarungan politik antara kubu Prabowo-Hatta Vs Jokowi-JK dalam perebutan kursi orang nomor 1 dan nomor 2 di republik ini akan semakin seru. Tidak dapat dinafikan, selama masa itu, rakyat (akan semakin) sukses dibuat ‘mumet’ mengenai persoalan figur, koalisi, hingga pecah kongsi partai-partai pendukung kandidat.

Keseharian rakyat seperti menonton televisi, membaca koran, mendengar radio, bermain di sosial media, bahkan ketika sekedar duduk minum kopi di warung pun, akan terus ‘dibombardir’ dengan pemberitaan seputar latar belakang kehidupan, kinerja, serta visi misi masing-masing kandidat capres cawapres. (more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.